Kamis, 02 Juni 2011

derita

Hidupku hampa
hampa tanpa rasa
hampa dan tiada peduli
dan kau pikir aku peduli?
mungkin, setidaknya untuk menanti
penantian yang entah kapan berakhir
atau penantian untuk mengulur sang waktu
waktu entah kapan aku akan bertemu dengan-Nya

Hatiku hancur
remuk berkeping-keping
dan hilang ditelan sang waktu
aku tak tau apa yang membuatmu membenciku
sehingga memberiku beban berat disisa hidupku
atau aku yang memulainya
dengan menjatuhkan harga dirimu
membuatmu begitu enggan untuk melihatku
entahlah,
entah apa yang melatar belakangi hal itu terjadi

Kini aku hanya bisa meratapi diriku
menertawai kebodohanku
dan merasakan kau melakukan hal serupa
Lalu menangisi apa yang kumiliki
namun kau tampak enggan bereaksi
bahkan jijikkah?

Kemudian aku berteriak, "Apa maumu?
tak bahagiakah kau melihatku menderita?
tak senangkah kau melihatku tersiksa,
merana, merintih bahkan teraniaya?
Tulikah engkau?
Atau butakah?
atau hatimu yang telah dahulu membeku?

Padang,  02-06-11

Rabu, 01 Juni 2011

Colbie Caillat - I do

It's always been about me myself and I 
If all relationships were nothing but a waste of time 
I never wanted to be anybody's other half 
I was happy to say that our love wouldn't last 
That was the only way I knew to that you 

You make we wanna say 
I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Yeah, I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Cause every time before we spend like 
Maybe yes and maybe no 
I can live without it, I can let it go 
Ooh, I did, I get myself into 
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do, 

Tell me is it only me 
Do you feel the same? 
You know me well enough to know that I'm not playing games 
I promise I won't turn around and I won't let you down 
You can trust and never feel it now 
Baby there's nothing, there's nothing we can't get through 

So can we say 
I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Cause every time before we spend like 
Maybe yes and maybe no 
I won't live without it, I won't let it go 
Wooh Can I get myself into 
You make we wanna say 

Me a family, a house a family 
Ooh, can we be a family? 
And when I'm old and sit next to you. 

And when we remember when we said 
I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do doo 
Cause every time before we spend like 
Maybe yes and maybe no 
I won't live without it, I won't let it go 
Just look at what we got ourselves into 
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do, 
Love you




Senin, 02 Mei 2011

Mari mendaki !

Tau Gunung Padang kan?
Itu lo, menurut lagu "Siti Nurbaya", Gunung Padang adalah tempat dimakamkannya Siti Nurbaya.
By the way, Siti Nurbaya itu Dongeng apa nyata sih?
Gak taulah, yang jelas benaran ada makam yang berukiran "Siti Nurbaya" di sana.
Yah, siapa tau emang benar.
Well, inilah beberapa foto yang sempat diabadikan di gunung padang :D


 



Mak dan Anak. Guess, who is the mother?


Aku dan tiri lagi akur


love it *



Kota Padang pinggir laut :D



Senin, 07 Maret 2011

BANGSA KASIHAN

Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
dan meminum anggur yang tidak diperasnya
Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.
Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya ketika bangun.
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar kecuali di runtuhan,
dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya
sudah berada di antara pedang dan landasan.
Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,
falsafahnya karung nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.
Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya
dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi.
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.
Kasihan bangsa yang berpecah-belah,
dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa.

Khalil Gibran

Kau dan kisahmu

Aku muak,
mendengar kata yang keluar dari mulutmu
tak henti mengumbar kisahmu
Kagummu, kasihmu, gembiramu
Semua kisah yang menyangkutmu

Taukah kau,
betapa rianya dirimu?
Betapa bosannya aku?
Betapa panasnya telingaku?
Semuanya tentang kau
Tentang semua kebanggaanmu

Tiadakah,
kau mempedulikan sekitarmu,
memperhatikan lawanmu,
merasakan hampanya pembicaraan,
merasakan bahwa aku telah muak?

Tidak!
Kalau kau memang tak berhati


07-03-2011
09:21